CIAMIS - Suasana penuh persiapan terasa di Aula Desa Sumberjaya kecamatan Cihaurbeuti menjelang gelaran Hari Krida ke-54 yang akan di laksanakan pada tanggal 13 juli tahun 2026 di lapangan Desa Sumberjaya. Sebuah rapat persiapan akhir yang krusial telah dilaksanakan, mengumpulkan berbagai pemangku kepentingan utama guna memastikan acara tahunan yang sarat makna ini berjalan sukses dan tanpa hambatan.
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Ketua KTNA Kabupaten Ciamis, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, Ibu Camat Cihaubeuti, Sertu Muslim dari Koramil Cihaubeuti, Aipda Narkun dari Polsek Cihaubeuti, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Cihaubeuti, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan betapa pentingnya sinergi antarlembaga untuk menyukseskan Hari Krida.
Tujuan utama digelarnya rapat ini sangat jelas: memastikan seluruh rangkaian acara Hari Krida ke-54 terselenggara dengan lancar, aman, dan tertib. Ini adalah komitmen bersama untuk memberikan apresiasi terbaik bagi sektor pertanian dan seluruh elemen yang berkontribusi di dalamnya.
Kamis, 2 Juli 2026, rapat dimulai tepat pukul 08.30 WIB. Sebuah momen yang dinanti-nantikan untuk merayakan pencapaian dan semangat pertanian.
Sertu Muslim menekankan pentingnya kolaborasi yang solid di lapangan. "Kami di Koramil 1305/Cihaubeuti siap bersinergi penuh untuk memastikan semua aspek keamanan dan kelancaran acara ini terjamin. Koordinasi yang baik antarinstansi adalah kunci utama, " ujarnya.
Mayor CZI Rohadi, Danramil 1305/Cihaubeuti, turut memberikan pandangannya mengenai kesiapan personelnya. "Personel kami telah dibekali instruksi yang jelas untuk mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan Hari Krida. Kami berharap acara ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat petani, " tegasnya.
Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf. Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., secara tegas menyampaikan dukungannya. "Kodim 0613/Ciamis berkomitmen penuh untuk mengawal kesuksesan Hari Krida ke-54. Kami melihat acara ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momen penting untuk memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan, " ungkapnya.(PERS)

Updates.